My World.

Dunia itu tak terbatas. Kita yang membatasi. Tidak ada manusia yang sempurna, tetapi setiap manusia berhak untuk mencoba.

– Septian Nugraha

Saat Tuhan belum mengizinkan kita untuk mencintai seseorang, sadari bahwa Dia telah lama mengizinkan orang lain untuk selalu mencintai kita

– Septian Nugraha

Si Kakek.

  • Suatu hari di tengah gulungan ombak, melintas sebuah kapal Feri tujuan Merak - Bakauheni. Terjadi sedikit kegaduhan di sana. Tak lama terdengar teriakan seorang wanita.
  • Wanita : "Toloooong . . .Tolooooong!!!"
  • Pria I : "Kenapa Mba? Ada apa?"
  • Wanita : "Mas, tolongin saya. Tas saya jatuh ke laut Mas. Di tas itu ada barang-barang berharga saya Mas"
  • Pria I : "Waduh Mba, saya ngga berani. Liat ombaknya gede gitu"
  • Wanita : "Aduh, tolong banget Mas saya janji deh kalau keambil. Saya bakal kasih imbalan yang besar. Mas aja ya, totlongin saya?!"
  • Pria II : "Ngga Mba, makasih. Yang lain saja."
  • Si wanita pun tak tahu lagi harus berbuat apa. Karena tak ada satu pun penumpang di kapal itu yang berani terjun ke laut karena ombak yang sangat ganas. Tiba-tiba terdengar suara
  • "Jeebbyuuuuuuuurrrr"
  • Ternyata ada juga seseorang berani mengambil tas itu. Ditengah gulungan ombak 3 meteran, lelaki itu berjuang susah payah. Terlihat jelas dari kapal bahwa lelaki itu adalah seorang kakek tua. Disaat semua orang sudah tak sanggup, malah ada yang berani. Tua pula.
  • Tak lama kemudian kakek itu naik ke kapal. Dengan pakaian basah kuyup.
  • Tiba-tiba akek itu langsung mengeluarkan parang yang diacungkannya ke atas, dan berkata . . .
  • "SAHA NU NYUNTRUNGKEUN AING !!!!!"



“Seandainya Aku bisa Terbang”

Lagi suka sekali sama lagu Kahitna yang ini, “Seandainya Aku Bisa Terbang”

“Oh, jauh sekali rumahmu

Kangen rindu semua ada, selalu ada

Untukmu kekasih

Kukayuh sepeda kumbangku

Kuberhayal andai dapat

Mengantarkanku sampai ke rumahmu

Ku ingin menikmati sepenggal malam ini

Ku tak tahu ada kah daya ku

Seandainya aku bisa terbang

Kan ku jelang engkau kekasih

Seandainya aku bisa terbang

Kan ku gapai engkau kekasih

Dan ku peluk engkau sungguh

Untuk selamanya”






Life is not a problem that must be solved, but a reality that must be lived.


We Vs. Weather (?)

Cuaca ‘banyak tingkah’ ?

 

                Indonesia!! Prookk … Prookk…Prookk… Prookk!!!

 

Ya! Negara kita tercinta ini berada di jalur garis Khatulistiwa.  Jadi kita adalah negara kepulauan yang Tropis.  So, jatah musim yang kita dapet adalah Musim Hujan & Musim Kemarau. Kita juga kan tahu kalau cuaca itu berganti (normal)  per 6 bulan sekali, kedua musim itu bergantian. Tapi makin ke sini cuaca makin unpredictable aja yah. Dulu yang semula cuaca bisa diprediksi sekarang udah sulit banget. Waktunya serasa ngacak. Dan ngga beraturan. Dulu yang kemaraunya biasa, sekarang udah makin panas. Yang biasanya curah hujan normal, sekarang cenderung badai.

 

                Nah, kenapa sih bisa kaya gitu?

 

                Yang nulis sih tidak akan menyikapinya secara ilmiah. Tapi ya kita ini sekedar ngobrol-ngobrol secara umum aja yah. Lanjut! Yah kenapa bisa gitu coba? Yap!Pasti jawaban kita sama, ya karena kita-kita juga sebagai MANUSIA/HUMAN, mahkluk penghuni bumi yang paling berakal di banding makhluk-makhluk lain yang menempati bumi kita tercinta. Mulai dari emisi, CFC, gas metan dan semacamnya lah. Tapi kenapa ya, ngga di mana, entah itu secara langsung atau apalagi di jejaring sosial kita itu sering banget berucap,

 

 “Duh, kenapa sih mesti hujan sekarang ?!! Udah tau gue mau pergi !!”

 

 “Ah, sialan nih ujan, gue jadi ga bisa kemana-mana!!”

 

“Panassss gilaaaa! Udah kaya apa aja nih. Sial! ”

 

Loh? Kita yang berbuat mengapa kita yang bawel? Mungkin secara personal masing-masing ya tidak ada masalah sih, “Mulut-mulut gue ini yang ngomong!”. Tapi inget, panas dan hujan itu anugerah loh! Anugerah Sang Pencipta. Terbayang, jika kita diberi panas sepanjang hidup, kering men!! Kalau diberi hujan terus-menerus bakal kelabakan deh, pasti !!  Alhamdulillah, panas di negara kita tidak sama seperti panas negara-negara di Afrika sana. Alhamdulillah, dingin yang di negara kita tidak separah dingin yang pernah melanda negara-negara Eropa bebrapa waktu yang lalu. Karena memang semuanya sudah ada yang mengatur. Sepertinya kita itu lagi-lagi kurang bersyukur atas apa yang telah terjadi. Mengeluh mungkin akan memperburuk keadaan kamu.

 Ya kalau kamu ngga bisa pergi kemana-mana karena panas atau hujan, ya memang kamu belum diperkenanan untuk pergi keluar. Atau mungkin kamu sudah bisa mengantisipasinya dengan membawa payung atau jas hujan. Tapi kan kita itu kelihatannya selalu apa-apa protes, apa-apa ngga terima. Kalau Bumi ini bisa bicara, mungkin dia yang akan memprotes kamu pertama kali. Untuk semua yang telah kita lakukan padanya. Makanya hati-hati loh sama ucapan kamu. Karena sekalinya Tuhan udah marah, ya habislah. Tapi, sebagai makhluk yang baik pasti tahu lah bagaimana menyikapinya. Ngga harus berucap yang kurang tepat. Ya namanya juga manusia. Tapi manusia juga harus yang bijak. Apapun pasti ada hikmhanya kok, InsyaAllah !!

 

Cuaca itu anugerah. .

Yeaaaahhh!!



*ditulis ketika hujan rintik, romantis. Menunggu abang penjual bakso.



When fatigue strikes, when routines are no longer ignored. I really love this place. I screamed, I ran, I was cycling and I’m happy because I was with people who I love.



13
To Tumblr, Love PixelUnion

We're updating Fluid!

Soon, we'll be updating the look and feel of this theme. Read about the changes here. You can easily turn off this notification in the theme customization panel.

Close